Terjemahan Kitab Kifayatul Akhyar Bab Nikah Exclusive Hot!
Kitab Kifayatul Akhyar is a renowned Islamic book written by Imam Taqiyuddin Abu Shuja'ah Al-Ashfahani. The book is a comprehensive guide to Islamic law and covers various aspects of Muslim life, including worship, family, and social relationships. One of the essential chapters in this book is Bab Nikah, which deals with the laws and regulations related to marriage in Islam.
). This chapter provides a detailed legal framework for building a family, emphasizing that marriage is not merely a biological contract but a sacred covenant ( mitsaqan ghalizhan ) designed to protect lineage and morality. Core Principles of Marriage Kifayatul Akhyar
Kitab menjelaskan bahwa ijab adalah ucapan dari wali pihak perempuan, dan qabul adalah ucapan dari pihak laki-laki. Lafaz yang digunakan harus lafaz masa lalu (madhi) yang menunjukkan kepastian, seperti " Ankahtuka " (aku nikahkan engkau) dan " Qabiltu " (aku terima). terjemahan kitab kifayatul akhyar bab nikah exclusive
| Aspek | Terjemahan Umum | Terjemahan Exclusive Ini | | :--- | :--- | :--- | | | Harfiah (kata per kata) | Tafsiri (makna plus konteks) | | Istilah Kunci | Diabaikan atau salah kaprah | Dicetak tebal dengan penjelasan etimologi | | Perbandingan Madzhab | Tidak ada | Disisipkan catatan kaki (misal: perbedaan dengan Hanafi tentang wali) | | Relevansi Modern | Hanya teks klasik | Ditambahkan aplikasi fiqih di pengadilan agama Indonesia & Malaysia | | Bahasa | Baku kaku | Luwes, komunikatif, tetapi tetap ilmiah |
Dalam Kitab Kifayatul Akhyar Bab Nikah, dijelaskan bahwa ada beberapa rukun dan syarat yang harus dipenuhi agar pernikahan dianggap sah. Rukun nikah terdiri dari: Kitab Kifayatul Akhyar is a renowned Islamic book
Pernikahan dianggap tidak sah jika salah satu dari rukun berikut tidak terpenuhi menurut pandangan Syafi'iyah:
Jika seseorang yakin akan terjerumus dalam zina jika tidak menikah. Lafaz yang digunakan harus lafaz masa lalu (madhi)
An-Nikahu masyrū’un fi asy-syara’i kulliha, wa huwa min sunanil mursalīn.
