In the original lore, the Keris Naga Sanjaya 212 was a formidable weapon forged from celestial metal. Unlike traditional Javanese keris which are often straight or have a set number of luk (curves), the Naga Sanjaya is characterized by its unique "luk" count and the intricate carving of a dragon ( Naga ) spanning the length of the blade.
Keris ini bukan sekadar benda pusaka biasa, melainkan sebuah statement artistik dan spiritual hasil tangan dingin seorang empu muda yang dikenal dengan nama (sering disebut Empu Mike atau Mike Keris).
SEBELUM ANDA MASUK